Minggu, 12 April 2026

Dukung Swasembada Pangan 2026, Personel SDM Polres Madiun Kota Monitoring Lahan Jagung di Nambangan Kidul


 





Kota Madiun – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2026, anggota Bagian SDM Polres Madiun Kota, Bripka Arif bersama Bripda Rahmanda, melaksanakan kegiatan monitoring lahan pertanian jagung di Kelurahan Nambangan Kidul, Kota Madiun. SENIN 13 April 2026




Kegiatan tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lahan pertanian dan berinteraksi dengan para petani setempat guna mengetahui perkembangan tanaman jagung serta kendala yang dihadapi di lapangan.



 Selain itu, kehadiran personel Polri ini juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.



Bripka Arif menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kota Madiun.




Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, SIK, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat.




“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga hadir untuk mendukung program pemerintah, salah satunya dalam mewujudkan swasembada pangan. 




Kami berharap melalui kegiatan ini dapat membantu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani,” ungkap AKBP Wiwin Junianto.



Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, serta mampu mendorong keberhasilan program swasembada pangan di tahun 2026.

*Penutupan Kejuaraan Menembak Brimob Xtreme 2026: Ajang Menembak Internasional Sarat Prestasi dan Sportivitas*


 *SIARAN PERS POLRI*




Kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional Brimob Xtreme 2026 resmi ditutup Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat pada Minggu (12/4/2026) di Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, sejak 7 hingga 12 April 2026 ini, sukses menjadi panggung kompetitif bagi para atlet menembak dari dalam dan luar negeri.


Diselenggarakan oleh Korbrimob Polri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, kejuaraan ini mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, yang merefleksikan nilai keberanian, ketelitian, dan profesionalisme dalam menghadapi situasi ekstrem.


Ajang ini mempertandingkan sejumlah divisi bergengsi, di antaranya IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III dan PCC Optic Level II, serta berbagai divisi lainnya yang melibatkan peserta dari kalangan TNI, Polri, hingga masyarakat sipil. Tidak hanya itu, kejuaraan ini juga diikuti oleh peserta internasional dari beberapa negara sahabat seperti Malaysia, China, dan Korea Selatan.


Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi peserta sebanyak 475 penembak dari berbagai instansi dan klub menembak. Para peserta diuji melalui 20 stage menantang yang dirancang sesuai standar internasional IPSC, menitikberatkan pada aspek kecepatan, akurasi, ketangkasan, kekuatan fisik, serta ketahanan mental.


Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta penanaman nilai sportivitas bagi seluruh peserta.


Keberhasilan penyelenggaraan Brimob Xtreme 2026 turut memperkuat citra Korps Brimob Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis dalam mempererat hubungan antara aparat keamanan, atlet menembak, dan masyarakat umum, sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga menembak Indonesia di kancah nasional maupun internasional.


Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, diharapkan semangat kompetisi, solidaritas, dan nilai-nilai kejuangan yang terbangun selama kejuaraan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi pengembangan olahraga menembak di masa mendatang.


Adapun perolehan hasil juara dari 16 divisi, sebagai berikut:

- *_Handgun Revolver - Overall_*

1. Ciciota, Surbakti (INA)

2. Muh. Alfath Yasin, DK (INA)

3. Tukiman (INA)


- *_Handgun Classic - Overall_*

1. Daniel, Lee (INA)

2. Aziz, Fernanda (INA)

3. Agus, Sutrisno (INA)

 

- *_Handgun Production - Lady_*

1. Missy, Binti Jaafar (MAS)

2. Azlina, Binti Azizan (MAS)

3. Zurieaty, Binti Mohamad (MAS)


- *_Handgun Production - Junior_*

1. Krisna Abiyu Arma, Putra (INA)

2. Muhammad Owen Zainal, Rahadiansyah (INA)

3. Dafa Renaldy, Saputra (INA)


- *_Handgun Production - Overall_*

1. Vincentius, Djajadiningrat (INA)

2. Makruf, Handoko (INA)

3. Muhammad Sahrulloh, Bin Syahrizal (MAS)


- *_Handgun Production Optics - Overall_*

1. Muhammad Awaludin, Ilham (INA)

2. Sultan Omar, Ali (INA)

3. Li, Jiayun (CHN)


- *_Handgun Standard - Junior_*

1. Yudistira Aulia, Lutfie (INA)

2. Dennis Muhammad Putra, Budiman (INA)

3. Naufal Randi, Adhitya (INA)


- *_Handgun Standard - Overall_*

1. Hans Christian PT, Manihuruk (INA)

2. Khalil Gibran M, Harahap (INA)

3. Rama, Tribudiman (INA)


- *_Handgun Optics - Overall_*

1. Prabu Rakyan Raka, Nalyndra (INA)

2. Muh. Syafi Malik ABD, Aziz (INA)

3. Roy, Harianto (INA)


- *_Handgun Open - Junior_*

1. Athala Mohan, Ussuri (INA)

2. Ayra Mabelle, Ussuri (INA)

3. Ardhito Geraldy, Sitinjak (INA)


- *_Handgun Open - Overall_*

1. Nico, Santoso (INA)

2. Fitri Rahman, Bin Sumpa (MAS)

3. Sarah Ayu, Tamalea (INA)


- *_PCC PC Optics - Overall_*

1. Daniel, Loekman (INA)

2. Muhammad Araf, Habibi (INA)

3. Nadif Janitra, Airlangga (INA)


- *Non PCC Putra - Overall_*

1. Alvin Nasution, (PCC) (INA)

2. Krisdiyanto, (PCC) (INA)

3. Khintesa Nur Wibowo, (PCC) (INA)


- *_Non PCC Putri - Overall_*

1. Eunike Jhon, (PCC) (INA)

2. Dinda Charelina Tahir Saputri, (PCC) (INA)

3. Lorenia Permata Runtuwene, (PCC) (INA)


- *_Non Pistol Putra - Overall_*

1. Yusuf Abdul, Syukron (INA)

2. Ilham Dwi, Shandya (INA)

3. Nederlan, Hulopi (INA)


- *_Non Pistol Putri - Overall_*

1. Diah, Ayuningrum (INA)

2. Vereena Shaneisha, Putri (INA)

3. Lucky, Juane (INA)

*Polres Bondowoso Pantau Distribusi LPG 3 Kg Pastikan Tepat Sasaran Tanpa Penyelewengan*





BONDOWOSO - Keseriusan Polres Bondowoso Polda Jawa Timur dalam menjaga hak masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengawasan langsung distribusi LPG bersubsidi.


Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan, pengawasan dengan melibatkan instansi terkait itu demi memastikan tidak ada celah bagi praktik pihak yang tidak bertanggung jawab hingga merugikan masyarakat.


"Kami akan terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat," tegas AKBP Aryo, Senin ( 13/4/26).


Seperti diketahui, melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemantauan dibeberapa agen LPG.


Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Wawan Triono, didampingi Kanit Pidsus Ipda Bayu Aji Wicaksono melibatkan petugas dari dinas terkait itu mengecek langsung proses distribusi hingga pemasaran.


"Sesuai perintah pimpinan, kami bersama intansi dari Pemda Kabupaten Bondowoso terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 Kg, " kata Iptu Wawan Triono di salah satu agen LPG.


Ia menerangkan, pengawasan langsung proses distribusi hingga pemasaran ini untuk memastikan berjalan sesuai ketentuan.


"Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berlangsung lancar, aman, serta sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.


Iptu Wawan Triono juga menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan mencegah adanya penimbunan maupun penyalahgunaan. 


"Kami ingin memastikan bahwa LPG bersubsidi harus benar benar diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Iptu Wawan.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Polres Bondowoso Polda Jatim dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban ekonomi serta menjamin ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


"Pengawasan rutin diharapkan mampu mencegah potensi kelangkaan sejak dini," pungkas Iptu Wawan. (*)

*Tindak Tegas! Polres Ponorogo Bubarkan 3 Titik Judi Sabung Ayam dan Dadu*





PONOROGO – Komitmen memberantas penyakit masyarakat kembali ditunjukkan Satreskrim Polres Ponorogo, Polda Jatim. 


Kali ini Tiga lokasi yang diduga menjadi arena perjudian sabung ayam dan dadu di wilayah hukum Polres Ponorogo dibubarkan dalam operasi cepat, Minggu (12/4/2026).


Penindakan ini merupakan respons atas laporan masyarakat yang resah dengan maraknya praktik perjudian. 


Tiga titik yang disasar berada di Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, serta Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit.


Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak begitu menerima informasi. Namun, upaya penindakan tidak berjalan mudah.


“Sepanjang akses menuju lokasi yang hanya satu jalur, diduga sudah dipantau oleh oknum masyarakat. Mereka bertugas mengawasi dan memberi peringatan jika ada petugas datang,” ujarnya di Mapolres Ponorogo, Senin (13/4/26).


Alhasil, saat petugas gabungan dari Polres Ponorogo dan Polsek jajarannya tiba di lokasi, para pelaku perjudian telah lebih dulu kabur meninggalkan arena.


Meski demikian, Polisi tidak tinggal diam. Berbagai fasilitas yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian langsung dimusnahkan di tempat.


“Tindakan yang kami lakukan adalah merobohkan, membongkar, hingga membakar alat-alat yang ditinggalkan di lokasi. Ini sebagai bentuk komitmen kami memberantas perjudian,” tegas AKP Imam.


Tak hanya penindakan, Polisi juga memberikan edukasi kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam praktik perjudian, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menekankan pentingnya kesadaran hukum di tengah masyarakat. 


Menurutnya, praktik perjudian ini diduga melibatkan berbagai kalangan, baik tua maupun muda.


“Perlu edukasi yang intens agar masyarakat sadar hukum. Karena setiap kali petugas datang, pergerakan kami sudah lebih dulu terpantau,” ungkap AKBP Andin.


Kapolres Ponoroho juga memastikan bahwa pemantauan akan terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang peduli terhadap keamanan lingkungan.


“Jika ada informasi lagi, tim akan bergerak cepat untuk melakukan penindakan,” pungkasnya. (*)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Madiun Kota Berikan Pelayanan Humanis kepada Pemohon SIM


 


Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan *Polantas Menyapa* pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam proses penyerahan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada para pemohon.


Dalam suasana yang tertib dan kondusif, petugas dengan ramah dan humanis menyerahkan SIM kepada masyarakat yang telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi. Tidak hanya itu, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi langsung terkait pentingnya keselamatan dalam berkendara di jalan raya.


Petugas mengingatkan bahwa SIM bukan sekadar dokumen legalitas, melainkan bukti bahwa seseorang telah memiliki kompetensi dan pemahaman terhadap aturan lalu lintas. Oleh karena itu, setiap pengendara diharapkan selalu mematuhi peraturan serta mengutamakan keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pendekatan humanis dalam pelayanan merupakan prioritas utama.


“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang nyaman dan bersahabat. Penyerahan SIM ini juga kami jadikan sebagai sarana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Harapan kami, masyarakat semakin disiplin dan sadar bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKP Nanang Cahyono.


Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Madiun.

Resmob Bareskrim Tangkap Ki Bedil, Penjual Senpi Ilegal yang Sudah Jualan 20 Tahun


 


Jawa Barat, 6 April 2026 — Resmob Bareskrim Polri berhasil menangkap AS dan TS alias Ki Bedil atas dugaan tindak pidana kepemilikan dan peredaran senjata api serta bahan peledak ilegal.


Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.45 WIB di sejumlah lokasi di wilayah Jawa Barat.

Operasi penindakan dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry Azhar bersama personel Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri. Lokasi penangkapan pertama berada di Warung Nasi Ampera, Jalan Raya Cipacing, Kabupaten Sumedang. 


Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku bernama AS yang diduga berperan sebagai perantara (broker) dalam jual beli senjata api ilegal.


Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, satu unit sampel senjata laras panjang yang belum jadi, dua butir peluru kaliber 22, serta beberapa barang lain seperti jaket hitam dan tas pancing.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap AS, tim kemudian melakukan pengembangan dengan membagi personel menjadi dua kelompok. Tim pertama bergerak ke kediaman pelaku di wilayah Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung. 


Di lokasi itu, polisi kembali menemukan berbagai jenis amunisi dalam jumlah cukup banyak, mulai dari peluru berbagai kaliber, proyektil, hingga peralatan seperti mata bor yang diduga digunakan dalam proses pembuatan senjata.


Sementara itu, tim kedua melakukan pengembangan ke wilayah Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung. Di sana, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku lain bernama TS yang diduga sebagai pembuat senjata api ilegal. Dari tangan Tatang, polisi menyita empat buah popor senjata laras panjang serta sejumlah alat yang digunakan untuk merakit senjata api.


Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya serius kepolisian dalam memberantas peredaran senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.



“Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengamankan terduga pelaku yang berperan sebagai penjual dan pembuat senjata api ilegal di wilayah Jawa Barat. Pelaku TS di kenal di kalangan pencari senpi iligal sebagai Ki Bedil, ahli buat senpi iligal dari jenis revolver, senapan dan pistol. pembelinya kebanyakan pelaku street crime dan pemburu liar,” ucap Arsya.


Arsya Menyebut, aksi Ki Bedil sudah berlangsung selama 20 tahun. “20 tahun beroperasi baru sekarang ditangkap” kata dia.


Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran senjata api ilegal tersebut.

*Polres Tanjungperak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar*





TANJUNGPERAK - Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari. 


Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja.


Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ren Polres Pelabuhan Tanjungperak, Kompol Francoise Helena .B. Mantiri. 


Petugas menyisir berbagai titik vital dan jalur yang dianggap rawan di wilayah hukum Tanjung Perak.


Personel gabungan bergerak mulai dari Mapolres Pelabuhan Tanjungperak di Jl. Perak Timur, kemudian melintasi rute-rute strategis di antaranya Pos Lantas Jalan Jakarta, Jalan Rajawali, pusat keramaian masyarakat di Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, kawasan  Sidotopo hingga Kenjeran. 


Selain itu, petugas gabungan juga melakukan patroli di Pos Pol Suramadu.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengatakan bahwa seluruh rangkaian patroli berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti.


"Patroli Stasioner Cipkon ini bertujuan untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap terkendali. Kami fokus pada pencegahan gangguan nyata di lapangan agar masyarakat yang beraktivitas di malam hari merasa tenang," ujar Iptu Suroto, Minggu (12/4/2026). 


Selain itu, wilayah-wilayah yang selama ini disinyalir rawan aksi gangster dan kenakalan remaja terpantau aman dan kondusif. 


Hingga patroli berakhir, dilaporkan tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu ketenangan warga.


"Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya indikasi 3C maupun gangguan dari kelompok pemuda atau gangster. Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak terpantau aman, kondusif, dan tertib," tambah Iptu Suroto.


Upaya peningkatan patroli di malam minggu ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus menutup ruang gerak bagi para pelaku tindak kejahatan di wilayah pelabuhan dan sekitarnya. (*)

Dukung Swasembada Pangan 2026, Personel SDM Polres Madiun Kota Monitoring Lahan Jagung di Nambangan Kidul

  Kota Madiun – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan tahun 2026, anggota Bagian SDM Polres Madiun Kota, Bripka Arif bersama Brip...